Investasi Karawang Capai Rp42,08 Triliun hingga September 2026, Posisi Kedua di Jawa Barat

Investasi Karawang mencapai Rp42,08 triliun hingga September 2026. Simak perkembangan industri, peluang kerja, dan dampaknya bagi ekonomi lokal.

EKONOMI DAN KEUANGAN

10/28/20261 min read

Karawang — Kabupaten Karawang mencatat realisasi investasi sebesar Rp42,08 triliun selama periode Januari hingga akhir September 2026. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), angka tersebut setara dengan sekitar 18,37 persen dari total investasi Provinsi Jawa Barat.

Capaian tersebut menempatkan Karawang di posisi kedua realisasi investasi terbesar di Jawa Barat, setelah Kabupaten Bekasi yang mencatatkan investasi sebesar Rp74,01 triliun. Informasi ini disampaikan dalam pemberitaan pada 26 Oktober 2026.

Asosiasi Pengusaha Indonesia+1

Besarnya nilai investasi menunjukkan peran kawasan industri Karawang dalam kegiatan ekonomi regional. Keberadaan perusahaan manufaktur, infrastruktur pendukung, dan jaringan usaha menjadi sejumlah faktor yang mendukung aktivitas investasi di wilayah tersebut.

Namun, peningkatan investasi juga perlu diikuti dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat setempat. Penyerapan tenaga kerja lokal, penguatan usaha kecil, peningkatan keterampilan pekerja, serta keterlibatan pemasok lokal menjadi aspek penting dalam mengoptimalkan dampak investasi terhadap perekonomian daerah.

Pemerintah daerah dan pelaku usaha diharapkan terus menjaga iklim investasi yang kondusif sekaligus memperhatikan pemerataan manfaat ekonomi. Dengan demikian, pertumbuhan industri tidak hanya tercermin dalam nilai penanaman modal, tetapi juga dalam peluang kerja dan perkembangan usaha masyarakat.

Sumber berita: APINDO Karawang | iNews Karawang